Anggaran Mengetat, Desa Sawo Tulungagung Bangun Kios Desa: Dorong Warga Berjualan, Bidik PADes

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG — Pemerintah Desa (Pemdes) Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, memilih strategi ekonomi produktif untuk merespons keterbatasan ruang penggunaan Dana Desa 2026. Salah satunya dengan membangun kios desa yang diharapkan bisa menjadi ruang usaha warga sekaligus calon sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Kepala Desa Sawo, Wasito, menyampaikan bahwa kondisi kebijakan penggunaan Dana Desa membuat pihaknya tidak bisa sepenuhnya mengandalkan anggaran itu untuk pembangunan ekonomi produktif. Karena itu, Pemdes Sawo memanfaatkan bantuan keuangan pemerintah dan dukungan swadaya masyarakat untuk merealisasikan pembangunan kios desa tersebut.

Baca Juga :  100 Pasien Gangguan Kejiwaan yang Ditangani UPT Puskesmas Sembung Berawal dari Kecemasan

“Banyak warga yang ingin berjualan di sini, tapi kiosnya memang belum banyak. Lokasinya strategis, jadi peluang usahanya cukup menjanjikan,” kata Wasito.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemdes Sawo menargetkan keberadaan kios desa tidak hanya memperluas kesempatan usaha, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi lokal—uang belanja warga diupayakan berputar di desa. Selain itu, kios desa diproyeksikan sebagai aset ekonomi yang dapat menguatkan kemandirian fiskal desa lewat PADes pada periode berikutnya.

Desa Sawo sendiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Campurdarat, dengan potensi desa yang juga dikenal memiliki destinasi Telaga Buret serta potensi industri rakyat (termasuk batu marmer). Pemdes berharap fasilitas ekonomi desa seperti kios ini dapat melengkapi potensi yang sudah ada, sekaligus memberi kanal usaha yang lebih dekat dan mudah diakses warga.

Baca Juga :  Inspiratif, Lebih Dekat dengan Pembina OSIM MAN 3 Tulungagung, Eratkan Silaturahmi, Ada Manfaat Positif Bagi Kesehatan

Langkah Desa Sawo menunjukkan bahwa ketika anggaran menurun, desa masih bisa bergerak lewat aset produktif yang sederhana namun terukur: lokasi strategis + ruang jualan + tata kelola—yang ujungnya bukan hanya aktivitas ekonomi harian, tetapi juga peluang PADes.

Follow WhatsApp Channel dev.aztv.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB