Kecamatan yang Memiliki Kasus Kecelakaan Paling Tinggi di Tulungagung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Desember 2023 - 02:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung,AZMEDIA.CO.ID-Ratusan kejadian kecelakaan lalu lintas di Tulungagung terjadi selama 2023 ini.
Tercatat ada 103 peristiwa kecelakaan periode awal tahun hingga bulan Oktober. Di antara rentang waktu tersebut, ada dua titik rawan kecelakaan yang masuk di wilayah Kecamatan Ngantru dan Campurdarat.

IMG 6430 Kecamatan yang Memiliki Kasus Kecelakaan Paling Tinggi di Tulungagung

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Jodi Indrawan mengatakan, jumlah komulatif dari angka kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Tulungagung selama 2023 mengalami penurunan.

Berdasarkan data, diketahui setidaknya ada 103 peristiwa kecelakaan yang terjadi di Tulungagung perbulan Oktober tahun 2023 ini.

ADVERTISEMENT

banner 480x600

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, pada November sempat terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas yang langsung memakan korban.

“Sebenarnya untuk angka fatalitas itu secara komulatif menurun,” jelasnya kemarin (7/12/2023).

Baca Juga :  Kematian Balita Tulungagung Janggal, Polisi Lakukan Autopsi

Lanjut dia, ada beberapa titik-titik rawan kecelakaan yang mendominasi kasus kecelakaan, itu ada di Kecamatan Ngantru dan Campurdarat.

Yang mana masyarakat diharapkan untuk selalu berhati-hati melalui titik-titik jalan rawan kecelakaan.

Diketahui lokasi titik rawan kecelakaan ini merupakan lokasi dimana angka kecelakaan tinggi dengan kejadian kecelakaan berulang dalam suatu ruang dan rentang waktu yang relatif sama yang diakibatkan oleh suatu penyebab tertentu.

Mendapati hal tersebut, pihaknya melakukan upaya secara langsung guna menekan angka fatalitas di titik-titik rawan kecelakaan.

Tujuannya agar jumlah fatalitas dan angka kecelakaan menurun dengan menekankan slogan zero accident and full safety.

“Kita lakukan upaya dengan kita sentuh langsung. Ya agar fatalitasnya menurun dan angka kecelakaannya diupayakan menurun,” ucapnya.

Baca Juga :  Pembangunan Tol Ki Agung Mengalami Kemoloran, Begini Penjelasannya!

Kemudian untuk evaluasi, pihaknya rutin melakukan evaluasi terjadinya kecelakaan pada setiap minggu. Yang mana hasilnya untuk menentukan area black spot disetiap tahunnya.

“Kalau evaluasi itu setiap minggu dan bulannya itu kita lakukan evaluasi. Hasilnya ya untuk menentukan area black spot dalam satu tahun. Ya seperti di Kecamatan Ngantru dan Campurdarat,” paparnya.

Dengan begitu pihaknya menghimbau agar masyarakat Tulungagung dapat lebih waspada dan taat dalam berlalu lintas.

Seperti halnya mematuhi dan memperhatikan rambu-rambu dan marka jalan yang ada. Selain itu, juga wajib menggunakan helm bagi pengendara roda dua.

Ya kita menghimbau agar masyarakat dapat lebih waspada dalam berkendara dan juga senantiasa mentaati tata tertib dalam berkendara,” pungkasnya.*

Follow WhatsApp Channel dev.aztv.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal
Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan
Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026
Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung
Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik
Ekonomi Mikro Tetap Berputar: Jasa Permak Kenayan Tulungagung Masih Ramai
Rofian: Dari Penjual Jamu Keliling Menjadi Pengacara, Mengangkat Derajat Keluarga
Asrorul Mais: Dari Keterbatasan Menuju Wakil Rektor, Menggerakkan Pendidikan Inklusi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:16 WIB

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:34 WIB

Merajut Harapan dari Balik Jeruji: Ketika Warga Binaan Menyiapkan Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

Industri Kosmetik Berstandar Global Tumbuh dari Desa Rejotangan Tulungagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Ngasem Kediri: Pendidikan Hukum sebagai Proyek Kesadaran Publik

Berita Terbaru

Bisnis

33 Coffee and Go Tumbuh dari Ketekunan Usaha Lokal

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:16 WIB

News Update

Menuju Subsidi Tepat Sasaran: Penyesuaian Kuota BBM Tahun 2026

Rabu, 28 Jan 2026 - 15:59 WIB